Sepuluh Ton Beras Musa’adah telah Didistribusikan ke Dua Ribu Lebih Masisir

 Sepuluh Ton Beras Musa’adah telah Didistribusikan ke Dua Ribu Lebih Masisir

Ppmimesir.or.id—Tercatat dua ribu dua ratus masisir yang menjadi penerima musa’adah, dari jumlah tersebut setidaknya ada 860 masisir yang tidak mengkonfirmasi diri dan tidak mengambil jatah musa’adah dari Baba Ragab yang berjumlah sepuluh ton beras. Hal tersebut sangat disayangkan oleh Menko 3, Syahran Hidayat, ia menyebut bahwa jatah beras yang tidak diambil akan dialokasikan bagi teman-teman yang konfirmasi diri, selebihnya untuk acara-acara kepanitiaan.

“Sayang sekali ada yang tidak mengambil jatah berasnya, untuk jatah beras yang tidak sempat diambil, kita alihkan ke teman-teman yang konfirmasi diri dan acara-acara kepanitiaan,” ucap Syahran Hidayat.

Dari total empat ribu sembilan ratus pendaftar musa’adah, pendistribusian musa’adah dibagi menjadi dua gelombang: gelombang pertama diperuntukkan penerima musa’adah yang berdomisili di daerah Nasr City, Hayy Asyir dan sekitarnya. Sedangkan gelombang kedua diperuntukkan bagi penerima musa’adah yang tinggal di daerah darosah dan sekitarnya. Untuk bulan ini, pembagian musa’adah hanya didistribusikan untuk gelombang pertama, sedangkan gelombang kedua akan didistribusikan bulan berikutnya.

Baca juga : Jendela Nusantara, Menumbuhkan Romantisme Dalam Perbedaan

Menko 3 PPMI Mesir, Syahran menyatakan pengambilan musa’adah dibagi menjadi empat ronde pendistribusian per bulan. Hal tersebut agar setiap harinya hanya ada 500 masisir saja yang mengambil musa’adah, dengan begitu pembagian akan lebih efektif dan memudahkan penerima dalam pengambilan sebab boleh diwakilkan.

Pembagian musa’adah berlangsung dari tanggal 16-17 November 2020, dilanjut lagi pada tanggal 27-28 November 2020 di Wisma Nusantara. Pembagian yang terselang beberapa hari dikarenakan divisi sosial dari Kemenko 3 ikut andil dalam menyukseskan agenda Jendela Nusantara.

Baca juga : Pengamat Masisir: Tidak Ada Masisir yang Benar-Benar Ideal

“Pembagian musa’adah kali ini ada jangka hari yang cukup lama dikarenakan ada agenda kemenko 3, yaitu Jendela Nusantara, sehingga semua anggota divisi di Kemenko 3 ikut serta menyukseskan acara tersebut,” tutur Syahran Hidayat. Ia pun mengingatkan bahwa ketika mengambil musa’adah diharuskan sesuai jadwal pengambilan dengan membawa identitas diri, berupa paspor atau kerneh, baik asli, fotokopi ataupun soft file.

Menko 3 memberi tahu supaya masisir tidak ketinggalan informasi seputar pendistribusian musa’adah, sebaiknya ikuti akun Instagram @kemensosbud_ppmimesir sebagai akun resmi yang berkaitan dengan pendistribusian musa’adah dan kegiatan lainnya dari Kemenko 3 PPMI Mesir.

Reporter: Furqon el-kholidi
Editor: Muhamad Alwi

Syaifur Rohman

President Director of ppmimesir.or.id

Postingan Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *