Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Artikel/Korelasi Takwa dalam Ibadah Puasa
Artikel

Korelasi Takwa dalam Ibadah Puasa

By Nur Habibah
29/04/2022 3 Min Read
0

Bulan Ramadan, yang dikenal juga dengan Syahr al-Shiyam, begitu didambakan kehadirannya oleh umat Muslim di seluruh dunia. Hal itu karena Allah SWT menggandakan pahala setiap amalan kebaikan yang dilakukan di dalamnya. Dengan itu, manusia berlomba-lomba melakukan berbagai amal kebaikan sebagai upaya mendapatkan gelar “la’allakum tattaqûn”. Amal tersebut turut menghiasi ibadah puasa yang mereka laksanakan sebulan lamanya. Lantas mengapa puasa disandingkan dengan takwa?

Kewajiban dalam berpuasa menjadi salah satu pilar utama seorang Muslim. Sebagaimana telah termaktub di dalam Q.S. al-Baqarah:

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون.

”Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Hukum wajib berpuasa pada ayat ini, terletak berurutan setelah beberapa kewajiban yang disebutkan pada ayat sebelumnya. Imam al-Qurthubi menjelaskan bahwa pada ayat sebelumnya Allah Swt. telah menyebutkan hukum wajib qisas dan wasiat kepada para mukallaf (manusia yang berkewajiban menjalankan syariat), kemudian menyebutkan perintah wajib berpuasa pada ayat ini.

Para ulama sepakat atas kewajiban dalam berpuasa sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Bidayah al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtashid karya Ibnu Rusyd disebutkan bahwa berdasarkan ijmak ulama, tidak ada satupun ulama yang menyangkal kewajiban berpuasa. Berangkat dari hal ini, maka selaku muslim kita wajib berpuasa sebagai bentuk rasa patuh terhadap apa yang Allah SWT perintahkan.

Patuh dengan apa yang Allah SWT perintahkan, serta menjauhi segala larangan-Nya merupakan defenisi yang acapkali kita dengar dengan istilah takwa. Takwa merupakan poin penting dari tujuan berpuasa. Hal tersebut diperkuat dengan penghujung ayat ini yang berbunyi: la’allakum tattaqûn yang artinya: Agar kalian bertakwa. Imam al-Suyuthi memberikan spesifikasi makna takwa dalam kitab Tafsir al-Jalalain pada ayat ini adalah takwa dari segala bentuk maksiat, sebab puasa dapat mengalahkan syahwat yang merupakan sumber maksiat.

Selain merupakan tujuan dari berpuasa, takwa juga memiliki beberapa keterkaitan lain yang menghubungkan antara puasa dan ketakwaan sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Syeikh Abdurrahman bin Nashir dalam tafsirnya Taisîr al-Karîm al-Rahmân diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Puasa adalah penyebab terbesar dari terciptanya ketakwaan, karena di dalamnya terdapat usaha untuk menjalankan apa yang Allah SWT perintahkan dan menjauhi segala yang dilarang oleh-Nya. Dalam hal ini, orang yang berpuasa akan meninggalkan makan, minum, serta hubungan seks dsb, sedangkan hasrat manusia condong kepadanya. Semua itu dilakukan hanya karena mereka ingin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ini merupakan sebuah bentuk ketakwaan.
  2. Orang yang berpuasa senantiasa melatih dirinya dalam pengawasan Allah SWT sehingga meninggalkan kecondongan hawa nafsunya. Mereka bisa saja melakukannya, tetapi mereka mengerti bahwa Allah SWT Maha Melihat lagi Maha Mengetahui.
  3. Berpuasa dapat mempersempit jalur kerjanya setan. Setan berkerja menggangu manusia melalui aliran darah. Dengan berpuasa, pengaruh setan akan melemah, maka maksiat akan terminimalisir, dengan menjauhkan maksiat maka nilai ketakwaan lebih mudah digapai.
  4. Mayoritas orang berpuasa akan berusaha meningkatkan ketaatannya. Sedangkan taat merupakan unsur dalam memperoleh ketakwaan.
  5. Orang kaya akan ikut merasakan perihnya rasa lapar, hal ini akan membentuk rasa empati kepada orang-orang yang kurang berkecukupan. Ini merupakan unsur ketakwaan.

Selain itu, Imam al-Suyuthi juga menjelaskan dalam kitab Tafsir al-Durrul al-Mantsur bahwa takwa menjadi salah satu jaminan diterimanya sebuah amal kebaikan. Sahabat Abu Darda R.A. berkata: “Sungguh jika aku meyakini bahwa Allah SWT telah benar-benar menerima dariku satu shalatku, itu lebih aku sukai daripada mendapatkan dunia dan seisinya, karena sesungguhnya Allah SWT berfirman: Sesungguhnya Allah SWT hanya akan menerima dari orang yang bertakwa.”

Dari banyaknya keterkaitan puasa dan takwa yang telah dipaparkan di atas, maka gelar takwa sangat pantas disandingkan dengan puasa. Lantas sudah berapa teguh usahamu dalam menggapai gelar ketakwaan. Harapannya semoga kita sama-sama dapat meningkatkan kualitas amalan ibadah puasa, sehingga kita semua dapat menuju kepada derajat ketawaan dan menjadi makhluk yang mulia di sisi Allah SWT karena yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa.

Tags:

PuasaRamadanRamadan Kareem
Author

Nur Habibah

Follow Me
Other Articles
Previous

Berkat Cacian, Syekh Khalid Menjadi Seorang Ulama

Next

PCI Muhammadiyah Bahas Penetapan Kalender Hijriah dalam Diksi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300
banner 325x300
Hey, I’m PPMI Mesir
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • RAHMANA 2026 : Berbagi Bahagia di Hari Lahirnya HIMMAH dan Nusantara
    by cairomein@gmail.com
    25/07/2026
  • DPD PPMI Thanta Perhatikan Kesehatan Warga Jelang Ujian
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • Masisir Kembali Banggakan Indonesia di Kanca Dunia
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • KBRI Sambut Kader Bangsa di Mesir
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

PPMI Mesir

PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir

PPMI Mesir

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • RAHMANA 2026 : Berbagi Bahagia di Hari Lahirnya HIMMAH dan Nusantara
    Kairo (23/7) merupakan hari yang berbahagia bagi HIMMAH RAM. Rahmana… Read more: RAHMANA 2026 : Berbagi Bahagia di Hari Lahirnya HIMMAH dan Nusantara
  • PPMI Mesir Gelar Webinar “Global Academic Journey”: Bedah Strategi Raih Beasiswa Magister ke University of Edinburgh
    Kairo — Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir Masa Bakti… Read more: PPMI Mesir Gelar Webinar “Global Academic Journey”: Bedah Strategi Raih Beasiswa Magister ke University of Edinburgh
  • Bukan Hasil Akhir, tapi Batu Loncatan: Refleksi Jeihan Hafiya Usai Raih Penghargaan PPMI Record
    Tulisan ini merupakan hasil wawancara dengan Jeihan Hafiya Hernanto, S.Sos.,… Read more: Bukan Hasil Akhir, tapi Batu Loncatan: Refleksi Jeihan Hafiya Usai Raih Penghargaan PPMI Record

Pages

Kontak

Phone

+20...

+62...

Email

ppmimesir@

Lokasi

Cairo, Egypt

Copyright 2026 — PPMI Mesir. All rights reserved.