Hukum Shalat Tarawih Empat Rakaat Sekaligus

 Hukum Shalat Tarawih Empat Rakaat Sekaligus

Dari tulisan sebelumnya, sudah kita ketahui tentang beberapa perbedaan pandangan ulama yang terdapat dalam jumlah rakaat pada tarawih. Mayoritas ulama mazhab empat berpendapat bahwasanya jumlah shalat tarawih adalah dua puluh rakaat, bersandarkan dari riwayat sahih yang terdapat dalam kitab Sunan al-Baihaqi :

Baca juga: Sholat Tarawih Delapan atau Dua Puluh Rakaat ?

1. Dari Sahabat Assa’ib bin Yazid beliau berkata :

كانوا يقومون على عهد عمر بن الخطاب رضي الله عنه في شهر رمضان بعشرين ركعة

Para sahabat di waktu khalifah Umar bin Khattab ra, mendirikan shalat tarawih sebanyak dua puluh rakaat di bulan Ramadan.

2. Ijma’ Sukuti dari para Shahabat ra, dengan apa yang telah dilakukan oleh Sayyiduna Umar ra, dan tidak ada satupun dari para Sahabat yang mengingkari tentang praktik tarawih dua puluh rakaat, hal ini merupakan hujjah yang sangat kuat, mengingat keagungan maqam sahabat Rasulullah SAW.

Dan atas dasar perintah Rasulullah saw, dalam mengikuti ajaran-ajaran Sahabat ra,:

فعليكم بسنّتي, وسنّة الخلفاء الراشدين من بعدي

Maka hendaklah kamu berpegang teguh kepada sunahku dan sunah al-Khulafa’ al-Rasyidun sesudahku (Musnad Imam Ahmad).

Baca juga: Etika Ketika Shalat Tarawih Di Masjid yang Delapan Rakaat

Kemudian permasalahan selanjutnya, bolehkah mendirikan shalat tarawih empat rakaat sekaligus?

Dalam mazhab Syafi’i hal ini tidak diperbolehkan dengan merujuk dalam beberapa keterangan kitab-kitab mazhab diantaranya:

1. Fathul Qarib.

ولو صلى أربع ركعات منها بتسليمة واحدة لم تصح

Adapun apabila shalat tarawih didirikan empat rakaat sekaligus dengan satu salam maka hal itu tidak sah.

2. Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab.

فلو صلّى أربَع ركعات بتسْليمة لم يصح ذكره القاضى حسين فِي فتاويه لأنّه خلاف المشروع

Apabila menjalankan shalat tarawih empat rakaat dengan sekali salam tidaklah sah sebagaimana dikemukakan oleh Qadli Husain dalam fatwanya karena menyalahi ketentuan yang telah disyariatkan.

3. Mughnil Muhtaj.

لو صلى أربعاً بتسليمة لم تصح؛ لأنه خلاف المشروع، بخلاف سنة الظهر والعصر، والفرق بينهما أن التراويح لمشروعية الجماعة فيها أشبهت الفرائض فلا تغير عما وردت

“Adapun apabila didirikan dengan empat rakaat sekaligus dengan satu salam, maka shalatnya tidak sah, karena menyalahi ketentuan yang telah disyariatkan, berbeda hal dengan shalat sunah rawatib zuhur dan ashar, dan perbedaan diantara keduanya adalah bahwasanya shalat tarawih dianjurkan melakukanya dengan berjamaah maka ia menyerupai shalat fardhu, maka tidak boleh dirubah dengan apa yang telah disyariatkan.”

Baca juga: Mengapa Shalawat Dalāil al-Khairāt Begitu Istimewa, Apa Rahasianya?

Dan hal senada juga disampaikan Imam al-Baijuri dalam ibarohnya di Hasiyah ala Fathi al-Qarib.

4. Fathul Muin

وصلاة التراويح سنة مؤكّدة وهي عشرون ركعة بعشر تسليمات في كل ليلة منْ رمضانَ لخبر مَنْ قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدّم من ذنْبه ويجب التّسْلِيم من كل ركْعتيْن فلوْ صلى أربعا منْها بتسْليمة لم تصح

Shalat Tarawih hukumnya sunah, duapuluh rakaat dan sepuluh salam pada setiap malam di bulan Ramadan. Berdasarkan hadis: Barangsiapa Melaksanakan (shalat Tarawih) di malam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang terdahulu diampuni. Setiap dua rakaat harus salam. Maka jika shalat Tarawih empat rakaat sekaligus dengan satu kali salam maka hukumnya tidak sah.

Adapun fatwa yang kami dapat dari guru kami al’Allamah Syeikh Abdul Aziz Asyihawi Asyafi’i al-Azhari sebagai salah satu kibar ulama madzhab Syafi’i di Mesir beliau pernah ditanya akan hal ini:

س : هل يجوز أن يصليها أربع ركعات بتسليمة واحدة ؟
ج : لا، لأنها لما شرعت جماعة أشبهت الفرائض. وإذا صلاها أربع ركعات فلا تنعقد

Baca juga: Ulama-Ulama yang Terlambat Belajar dan Mereka yang Alim di Usia Tua

Apakah boleh mendirikan shalat tarawih sekaligus dengan empat rakaat dengan satu salam?.
Jawabanya adalah: Tidak, karena ketika shalat tarawih dianjurkan untuk mendirikanya secara jamaah, maka ia menyerupai shalat fardhu (dan tidak boleh dirubah tatacaranya). Dan apabila mendirikannya dengan empat rakaat (dengan satu salam) sekaligus maka tidak sah.

Lantas bagaimana jika ada yang mendirikan shalat tarawih sekaligus dengan empat rakaat?. Hal ini tidak perlu terlalu serius untuk diperdebatkan, dengan adanya beberapa pendapat dalam mazhab lain yang menghukuminya sampai tingkatan makruh saja, akan tetapi yang lebih baik mendirikanya dua rakaat dua rakaat. Adapun yang telah kami pelajari dari para guru kami dan kami percaya akan hal ini bahwa cara mendirikan shalat tarawih adalah dengan dua rakaat dua rakaat sebanyak dua puluh rakaat (batas sempurna).

Semoga kita selalu mendapatkan keberkahan di bulan yang mulia ini, dan diberikan kelulusan satu bulan penuh dengan skor sempurna tarawih dua puluh rakaat, Amin. Wallahu A’lam Bisshowab.

 

Penulis: Ade Rizal Kuncoro

Editor: Syaifur Rohman

 

 

Ingin tulisan Anda diupload dan direpost di website PPMI, silahkan bisa hubungi  Narahubung di bawah ini:

– wa.me/201019533008 (Wijaya) Pimred Website PPMI Mesir.
– wa.me/201140841837 (Syaifur) Dirut Website PPMI Mesir.
– wa.me/201559711656 (Nadya) Humas Website PPMI Mesir.

Atau bisa langsung DM Instagram Website PPMI Mesir @ppmimesir.or.id

Syarat dan ketentuan berlaku

______________
#PPMI Mesir, milik bersama

Syaifur Rohman

President Director of ppmimesir.or.id

Postingan Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *