Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Publikasi/Karya/Nama Indonesia Semerbak di Harian Nasional Mesir
KaryaSuara PPMI

Nama Indonesia Semerbak di Harian Nasional Mesir

By Zaenal Mustofa
29/09/2017 4 Min Read
0

Dr. Najih Ibrahim, seorang penulis dan cendikiawan muslim asal Mesir menuliskan sebuah artikel berjudul al-yaumu ma`a’lindûnîsiyyîn fî kulliyyati’d da’wah (Sehari bersama orang Indonesia di Fakultas Dakwah) di salah satu koran nasioanal Mesir, Alwatan. Kolumnis Mesir ini menceritakan kesan positif yang ia dapatkan dari acara yang diinisiasi oleh PPMI Mesir bekerja sama dengan Fakultas Dakwah Universitas al-Azhar

Dalam tulisannya di harian Alwatan, Najih Ibrahim mengutip pernyataan Presiden PPMI Mesir, Pangeran Arsyad Ihsanulhaq, pada kata sambutan “kami telah meninggalkan ayah, ibu serta tanah air kami untuk datang kepada al-Azhar yang kini menjelma menjadi ayah, ibu dan tanah air kedua bagi kami. Sungguh kami menemukan jati diri kami di Azhar”. Najih juga memuji pembawa acara yang asal Indonesia, Saiful Millah, yang sangat fasih dan tanpa kesalahan merangkai kata-kata berbahasa Arab yang sangat indah pada pembukaan.
Selain Najih Ibrahim, acara ini juga diisi oleh Prof. Jamal faruq, Dekan Fakultas Dakwah Universitas al-Azhar. Jamal faruq mengatakan bahwasanya Najih Ibrahim, benar-benar Najih (orang yang berhasil-red). Disebut orang yang berhasil karena Najih sebelumnya merupakan anggota dari gerakan radikal, kemudian meninggalkannya. Oleh sebab itu, pemahaman yang dimilki oleh Najih dianggap sangat baik karena tidak berkutat hanya pada teori ataupun pengamatan namun juga pengalaman terjun langsung karena ia meruapakan bagian dari mereka.
Dalam pemaparan yang diberikan, Najih banyak menyinggung tindak-tanduk yang dilakukan baik oleh al-Qaedah ataupun ISIS. Diantaranya, ia memaparkan bahwa bahwa Al-Qaedah, ISIS ataupun jemaah takfiriyah lainnya laisa hum abnâun nasshi wa lâ abnâul ashri (mereka bukanlah orang-orang yang paham teks keagaamaan dan mereka juga bukan orang-orang yang paham dengan kondisi serta perkembangan zaman-red). Mereka melakukan tindakan bukan berdasarkan pemahaman yang benar akan Islam.
Melihat fakta dan data yang ada, aksi-aksi yang dilakukan oleh al-Qaeda misalnya, pihak yang menjadi korban ditangan al-Qaeda lebih banyak muslim daripada nonmuslim dengan perbandingan 10:1. Hal ini senada dengan laporan yang dikeluarkan oleh Combating Terrorism Center at West Points pada 2009 yang mendokumentasikan bahwa dari total korban al-Qaeda dalam kurun waktu 2004-2009, hanya 12 persen yang nonmuslim.
Dalam acara yang berlangsung selama dua jam itu, Najih Ibrahim juga memberikan pelurusan fakta terhadap klaim yang dibuat oleh ISIS sebagai Anshâr Baitul Maqdis. Ia bertanya kenapa sampai saat ini mereka belum kunjung sampai ke Baitul Maqdis? Mengapa mereka selalu mengarah ke timur padahal Baitul Maqdis ada di barat mereka? Bagaimana mungkin mereka akan sampai ke Baitul Maqdis jika demikian?
Najih menambahkan bahwa ISIS dalam aksinya membunuh seseorang yang memakai baju tentara, padahal menurutnya bisa jadi tentara itu lebih beriman dari yang membunuhnya. Dan hal ini tidak dikenal dalam Islam, karena Islam datang untuk menghidupkan bukan untuk membunuh.
Najih Ibrahim menyeru kepada penganut paham radikalisme dan para ekstrimis serta jamâ`ah takfîriyyah untuk berhenti bertindak sebagai penjaga pintu neraka dan surga, memasukkan siapa yang dikehendaki dan mengeluarkan siapa yang dihendaki. Ia juga menegaskan bahwa ISIS bukanlah hakim yang memberi hukum bahwa seseorang berimaan atau tidak. Siapa yang bersama pemerintah berarti kafir, siapa yang kontrapemerintah berarti beriman. “Karena kalian tidak akan ditanyakan oleh Allah berapa orang yang telah kau kafirkan atau fasikkan, tapi berapa yang telah kau ajak ke dalam agama. Di Mesir ISIS mengkafirkan polisi, militer, dan juga Azhar, semua dikafirkan. Lalu siapa muslim yang tersisa. Ini bersumber dari ketidakpahaman mereka terhadap agama!” tegas mantan aktivis Jamaah Islamiyah ini.
Najih juga mengungkapkan keheranannya dengan metode yang al-Qaeda tempuh untuk menguasai dunia. Mereka memusuhi dunia seluruhnya, maka mereka hancur karena dunia berkumpul menyerangnya, begitu pula ISIS. Turki yang banyak membantu ISIS diserang oleh ISIS, Amerika, Prancis bahkan Saudi. Sehingga seluruh dunia memusuhi mereka.
Setelah pemaparan, Najih memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dengan dimoderatori langsung oleh Wakil Dekan Fakultas Dakwah, Dr. Mahmud Sowi.
Di akhir acara PPMI Mesir memberikan penghargaan kepada pemenang lomba opini yang diselenggarakan sebelumnya dengan tema yang sama dengan tema diskusi yaitu Radikalisme dan Penanggulangannya. Para pemenang yang berjumlah 7 orang mendapatkan penghargaan langsung dari Najih Ibrahim. Adapun tujuh pemenang lomba opini tersebut adalah :
Juara 1 MS. Yusuf Alamien
Juara 2 Rifky Ramdhani
Juara 3 Daru Fahma
Harapan 1 Saidatul Arnia
Harapan 2 Taufan Fuad Ramadan
Harapan 3 Hamidatul Hasanah
Harapan 4 Achmad Syauqi Hifni
Presiden PPMI Mesir menyatakan bahwa hal ini adalah hal yang sangat positif bagi mahasiswa Indonesia di Mesir. Pertama karena dengan kegiatan ini kita telah menyambut seruan al-Azhar untuk mengajak dan membumikan Islam yang moderat dan memberikan pelurusan terhadap peham radikalisme dan ekstrimesme “Terlebih dengan artikel yang dibuat oleh Dr. Najih Ibrahim ini memberikan pesan yang positif kepada masyarakat Mesir, bahwa bangsa Indonesia berada satu barisan bersama Mesir dalam menghadapi paham-paham radikalisme dan ekstrimisme,” tegas Pangeran.

Jangn lupa tinggalkan jejakmu!

Tags:

azharHeadlineke-ppmi-ankegiatan
Author

Zaenal Mustofa

Administrator

Follow Me
Other Articles
Previous

Grand Opening ; Event Besar Sema FU bagi Mahasiswa Baru.

Next

Nobar Pengkhianatan G30S PKI : “Ini Tentang Komunis, Bukan Hanya PKI”

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300
banner 325x300
Hey, I’m PPMI Mesir
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Sekolah Parlemen PPMI Mesir 2024
    Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
    by Zaenal Mustofa
    22/07/2024
  • DPD PPMI Thanta Perhatikan Kesehatan Warga Jelang Ujian
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • Masisir Kembali Banggakan Indonesia di Kanca Dunia
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • KBRI Sambut Kader Bangsa di Mesir
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

PPMI Mesir

PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir

PPMI Mesir

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
    ppmimesir.or.id – Setelah sukses menyelenggarakan Gelar Wicara tentang Legislatif yang… Read more: Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
  • Komisi Pemberdayaan Alumni Simposium Kawasan Timtengka Soroti Urgensitas Pelatihan Soft Skill pada Sidang Kedua
    ppmimesir.or.id – Sidang Komisi II pada Komisi Pemberdayaan Alumni menghasilkan… Read more: Komisi Pemberdayaan Alumni Simposium Kawasan Timtengka Soroti Urgensitas Pelatihan Soft Skill pada Sidang Kedua
  • Gelar Sidang Kedua, Komisi Sosial Simposium Kawasan Timtengka Sahkan Draf Inventaris Masalah
    ppmimesir.or.id – Sidang Kedua Simposium Kawasan Timtengka adalah sidang lanjutan… Read more: Gelar Sidang Kedua, Komisi Sosial Simposium Kawasan Timtengka Sahkan Draf Inventaris Masalah

Pages

Kontak

Phone

+20...

+62...

Email

ppmimesir@

Lokasi

Cairo, Egypt

Copyright 2026 — PPMI Mesir. All rights reserved.