Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi CAMABA Lulus Seleksi Timur Tengah 2021

 Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi CAMABA Lulus Seleksi Timur Tengah 2021

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Ppmimesir.or.id, jakarta-Dikutip dari Surat Pengumuman, Nomor: B.1400/Dt.1.111/PP.04/OS/2021 Terkait hasil Seleksi calon Mahasiswa baru (CAMABA) ke Timur Tengah Beasiswa dan Non Beasiswa S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri Mesir dan Maroko tahun 2021. Yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama RI, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Selasa (11/5).

Berdasarkan hasil seleksi bagi calon Mahasiswa baru (CAMABA) ke Timur Tengah (Mesir dan Maroko) pada tanggal 28 atau 29 April (tes CBT) dan 4 atau 5 Mei 2021 (Wawancara) yang dilaksanakan di 15 (lima belas) Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN se-lndonesia, maka dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

A. Pendaftar Kuliah di MESIR
l . Nama-nama peserta terlampir sejumlah 20 (duapuluh) peserta dinyatakan lulus seleksi sebagai penerima Beasiswa Universitas al-Azhar Kairo Mesir tahun 2021;

2. Terlampir (lima) nama peserta cadangan penerima beasiswa, bilamana ada peserta penerima beasiswa yang mengundurkan diri atau karena beberapa hal tidak bisa melanjutkan proses penerimaan beasiswa ini.

3. Mahasiswa cadangan penerima beasiswa yang tidak terpilih dapat mengikuti program Non Beasiswa.

4. Beasiswa sebagaimana dimaksud adalah bantuan bagi peserta dari Pihak Universitas untuk biaya hidup (makan), asrama dan bebas biaya kuliah sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pihak Universitas. Selain hal tersebut menjadi tanggung jawab peserta itu sendiri;

5. Bagi peserta beasiswa yang mengundurkan diri atau karena beberapa hal tidak bisa melanjutkan proses penerimaan beasiswa ini, maka secara otomatis urutan nama pada peserta cadangan akan menggantikannya sesuai no urut;

6. Terlampir sejumlah 1529 (seribu lima ratus dua puluh sembilan) peserta yang dinyatakan lulus seleksi Non Beasiswa atau Mandiri Universitas AI-Azhar Mesir;

7. Non Beasiswa atau Mandiri dimaksud adalah seluruh biaya hidup (makan), asrama peserta menjadi tanggung jawab peserta itu sendiri, sementara pihak Universitas Al-Azhar Kairo Mesir membebaskan biaya kuliah;

8. Peserta yang dikategorikan pada Non-Beasiswa atau Mandiri diharapkan untuk tinggal di Asrama Indonesia Mesir selama satu tahun pertama dengan biaya sebesar 50 Dolar Amerika per bulan untuk kebutuhan biaya hidup berupa; makan 3 (tiga) kali sehari, pembinaan dan pengelolaan. Biaya tersebut dibayarkan untuk satu tahun sekaligus sebelum keberangkatan.

9. Pihak Universitas Al-Azhar Kairo Mesir akan menguji kembali kompetensi kemampuan bahasa arab (Tahdid Ai-Mustawa) bagi seluruh peserta baik yang mendapat beasiswa atau non beasiswa ;

10. Program Pelatihan Bahasa bisa dilakukan di Markaz Lughoh Syekh Zaid cabang Indonesia atau langsung ke Markaz Lughoh Syekh Zaid Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

I I. Bagi mereka yang dinyatakan lulus tes Tahdid al -Mustawa dapat langsung mengikuti perkuliahan di Universitas AI-Azhar Kairo Mesir;

12. Bagi mereka yang dinyatakan kurang atau tidak lulus akan diwajibkan mengikuti kelas bahasa di Markaz Lughoh (pusat bahasa) sesuai level dari hasil seleksi yang dilakukan oleh Universitas dengan biaya masing-masing peserta baik yang Beasiswa maupun non beasiswa sesuai ketentuan yang berlaku;

13. Berdasarkan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Dengan Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar cabang Indonesia Nomor: 632 Tahun 2020, Nomor : OI/PKSOIAAI/ 2020, tentang Mekanisme pengurusan dokumen, pendaftaran, pemberangkatan, dan penempatan CAMABA di Mesir dilaksanakan melalui Ikatan Alumni Al-Azhar Internasional — Indonesia (OIAA) Yang beralamat di Kampus II PSQ, Jalan Raya Ring Road Selatan, South City, Pondok Cabe Tangerang Selatan.

B. Pendaftar Kuliah di MAROKO
I. Berdasarkan Surat dari Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI), Kementerian Agama Republik Indonesia untuk tahun akademik 2021/2022, mendapatkan kuota beasiswa sebanyak 30 (tigapuluh) orang.

2. Sampai Sekarang Kementerian Agama RI masih menunggu informasi lebih lanjut terkait mekanisme pembelajaran apakah secara daring atau luring dan akan disesuaikan dengan perkembangan terkini Pandemic Covid 19 dan dalam kaitan itu, AMCI akan menyampaikan informasi secara resmi.

3. Terlampir nama-nama peserta penerima beasiswa sejumlah 30 (tiga puluh) orang berdasarkan hasil seleksi beasiswa yang akan diberikan oleh pihak AMCI melalui Kedutaan Besar Kerajaan Maroko di Jakarta;

4. Terlampir 5 (lima) nama peserta cadangan penerima beasiswa, bilamana ada peserta penerima beasiswa yang mengundurkan diri atau karena beberapa hal tidak bisa melanjutkan proses penerimaan beasiswa ini;

5. Untuk konfirmasi kesiapan, diharapkan bagi peserta yang dinyatakan lulus mengirim biodata lengkap beserta (no telpon dan alamat email) melalui email: pokjatimteng@gmail.com.

6. Peserta penerima beasiswa dari Kerajaan Maroko dapat menghubungi Kementerian Agama Republik Indonesia setelah tanggal I Juli 2021 melalui email: pokjatimteng@gmail.com.

7. Pengurusan dokumen ke Maroko berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kerajaan Maroko melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta. Informasi lebih Ianjut dapat menghubungi Aris Irawan, 08568896129.

8. Adapun nama-nama peserta yang tidak lulus beasiswa di Maroko (sebagaimana terlampir), diberikan opsi untuk memilih program Non Beasiswa atau Mandiri di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir dengan mengisi surat pernyatan melalui form yang telah disediakan (Download Form Di sini) dan dikirim ke email pokjatimteng@gmail.com selambat-lambatnya tanggal 21 Mel 2021.

Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

Kementrian Agama RI, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Tembusan Yth.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam

 

Sumber: Ditjen Pendidikan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Syaifur Rohman

President Director of ppmimesir.or.id

Postingan Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *