Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

PPMI Mesir PPMI Mesir

Official Website

Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/MPA/Dewan Pengurus/KEMENKO 3/“Baulak Euy” Telusuri Budaya Mesir, Tidak Semua Perempuan Mesir Maharnya Mahal
KEMENKO 3Kementerian Sosial dan Budaya

“Baulak Euy” Telusuri Budaya Mesir, Tidak Semua Perempuan Mesir Maharnya Mahal

By Dwi Wijaya Kusuma
29/10/2021 3 Min Read
0

Ppmimesir.or.id, Kairo—Budaya di Mesir berbeda dengan Indonesia. Sebagai pelajar yang merantau di negeri kinanah, Masisir perlu mengetahui lebih dalam beberapa budaya di Mesir. Dengan itu Kemenko 3 PPMI Mesir mengadakan talkshow “Baulak Euy” dengan tema ‘Mengetahui Budaya Mesir Lewat Penuturnya’. Program tersebut diselenggarakan karena banyak Mahasiswa dan Pelajar Indonesia Mesir yang ingin mengetahui budaya Mesir. Mereka bertujuan agar lebih mudah dalam bersosialisasi dengan orang Mesir. Acara ini diadakan pada hari Kamis (28/10/2021) yang bertempat di Aula Pesanggrahan KPMJB, Hay Asyir.

Dalam acara ini PPMI Mesir hadirkan empat narasumber pilihan, yakni pribumi Mesir yang cakap berbahasa Indonesia dan tentunya mampu menjawab beberapa pertanyaan seputar budaya Mesir. Narasumber yang dihadirkan yaitu Mariam Ashraf Mahmoud, Esraa Sherif Elsayid Ebrahim Nassar, Fatimah Jamal Abdel Dayem, dan Ali Osama Abdulhafeez Mostafa.

Acara ini dimoderatori oleh Muhammad Fajrul Ihsan dan Shibly Syamaidzar. Acara ini begitu asik dengan ditaburi canda tawa antar narasumber dan juga peserta Masisir yang hadir dari berbagai daerah. Moderator mampu membangkitkan suasana dengan beberapa lawakan yang mereka lontarkan.

Bahasa Mesir berbeda dengan bahasa Arab pada umumnya (Fushah), karena mereka menggunakan bahasa Amiyah dalam kesehariannya. Fatimah dan Mariam mengatakan bahwa bahasa Amiyah ada yang diambil dari beberapa bahasa yaitu bahasa Turki, Francis, Inggris, hingga bahasa Fira’un (Mesir kuno). Selain diambil dari beberapa bahasa, bahasa Amiyah juga memiliki ciri khas dengan menyambung beberapa kata dalam bahasa Arab Fushah sehingga terasa lebih singkat dalam penuturannya.

Mariam dan Fatimah juga mengungkapkan bahwa Mesir memiliki budaya yang unik dalam berbasa basi antar sesama yaitu dengan saling memberikan pujian dan juga kata-kata manis yang diiringi dengan pelukan hangat juga salaman. Mariam juga mencontohkan beberapa kata tidak sopan dalam bahasa Amiyah yang bisa membuat orang Mesir tersinggung.

Tak hanya seputar bahasa yang menjadikan budaya Mesir berbanding terbalik dengan budaya Indonesia. Bahkan dari segi berpakaian pun Mesir memiliki ciri khasnya tersendiri. Fatimah mengungkapan bahwa orang Mesir sering kali heran dengan gaya berpakaian orang Indonesia, “Orang Mesir ketika melihat Masisir laki-laki yang menggunakan sarung keluar rumah, mereka akan menganggap dan melihat bahwa Masisir laki-laki ini seolah memakai rok wanita. Dan meraka merasa aneh akan hal itu, sedangkan dalam budaya Indonesia itu adalah hal yang biasa. Apalagi ketika melihat ada yang memakai galabiyah (jubah) dengan memakai tas ransel, itu aneh bagi orang Mesir,” tutur Fatimah.

Mendengarkan hal ini para peserta seminar sangat antusias untuk mengetahui lebih dalam tentang budaya Mesir. Sehingga banyak di antara mereka yang melontarkan berbagai pertanyaan kepada para narasumber. Untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut Esraa dan Ali kini mulai angkat bicara. Pertanyaan yang disampaikan di antaranya adalah tentang perilaku yang bisa membuat orang Mesir tersinggung.

Esraa lalu menjawab bahwa jika ada seorang wanita atau orang tua yang sedang berdiri dan tidak diberi tempat duduk mereka akan merasa tersakiti. Karna hal ini dianggap kurang sopan bagi mereka. Tak hanya itu, orang Mesir juga akan merasa kurang nyaman jika ada seseorang yang bertanya “Mau pergi ke mana? Atau habis dari mana?”. Mereka menganggap bahwa hal itu adalah privasi mereka, dan bukan urusan kita yang bertanya untuk mengetahuinya.

Salah satu peserta juga menanyakan seputar budaya pernikahan di Mesir. Ali dan Esraa mengungkapkan bahwa ketika acara pernikahan, perempuan Mesir biasanya melakukan zagrutah atau teriakan khas dengan nada tertentu. Esraa juga menyatakan bahwa tidak semua perempuan Mesir maharnya mahal, namun hal itu kembali lagi kepada kesepakatan keluarga masing-masing dan berbeda di setiap daerah.

Di sesi akhir acara ini para panitia mengadakan foto bersama sekaligus pemberian kenang-kenangan berupa sertifikat kepada setiap narasumber yang hadir. Menjelang penutup acara, moderator menyampaikan pesan, “Di setiap tempat pasti memiliki kebiasaan dan juga budaya masing-masing. Kita sebagai pelajar dan pendatang di tempat tersebut harus menghargai budaya yang ada. Dan kita mempelajari budaya mereka agar bisa saling memahami dan menghindari kesalahpahaman. Apa yang kita lihat buruk dari orang Mesir, belum tentu merupakan budaya mereka,” ucap Shibly Syamaidzar selaku moderator.

Reporter: Diadjeng Siti Latifah

Editor: Nadzril Fatha Madina

Author

Dwi Wijaya Kusuma

Menteri Website PPMI Mesir (2020-2021)

Follow Me
Other Articles
Previous

Beasiswa di Australia Sekitar 20 Juta Rupiah

Next

Sistem Kuliah di Jerman Mirip dengan Mesir

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300
banner 325x300
Hey, I’m PPMI Mesir
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Sekolah Parlemen PPMI Mesir 2024
    Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
    by Zaenal Mustofa
    22/07/2024
  • DPD PPMI Thanta Perhatikan Kesehatan Warga Jelang Ujian
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • Masisir Kembali Banggakan Indonesia di Kanca Dunia
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014
  • KBRI Sambut Kader Bangsa di Mesir
    by Zaenal Mustofa
    02/06/2014

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

PPMI Mesir

PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir
PPMI Mesir

PPMI Mesir

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
    ppmimesir.or.id – Setelah sukses menyelenggarakan Gelar Wicara tentang Legislatif yang… Read more: Sederet Pejabat KBRI Cairo Hadir, Sekolah Parlemen Jadi Sorotan: Ada Apa?
  • Komisi Pemberdayaan Alumni Simposium Kawasan Timtengka Soroti Urgensitas Pelatihan Soft Skill pada Sidang Kedua
    ppmimesir.or.id – Sidang Komisi II pada Komisi Pemberdayaan Alumni menghasilkan… Read more: Komisi Pemberdayaan Alumni Simposium Kawasan Timtengka Soroti Urgensitas Pelatihan Soft Skill pada Sidang Kedua
  • Gelar Sidang Kedua, Komisi Sosial Simposium Kawasan Timtengka Sahkan Draf Inventaris Masalah
    ppmimesir.or.id – Sidang Kedua Simposium Kawasan Timtengka adalah sidang lanjutan… Read more: Gelar Sidang Kedua, Komisi Sosial Simposium Kawasan Timtengka Sahkan Draf Inventaris Masalah

Pages

Kontak

Phone

+20...

+62...

Email

ppmimesir@

Lokasi

Cairo, Egypt

Copyright 2026 — PPMI Mesir. All rights reserved.