Bangkitkan Karya Film Masisir, Media PPMI Mesir Siap Luncurkan Karya Besar; Film Seri
Ppmimesir.or.id, Kairo—Setelah lama tidak memproduksi film, Kemenko 4 PPMI Mesir yang bertugas di ranah media akan meluncurkan film bergenre drama. Ridho al-Fajri, Menko 4 PPMI Mesir mengatakan bahwa “Produksi film tersebut bertujuan untuk memulai dan meningkatkan karya PPMI Mesir perihal perfilman setelah lama tidak berkarya,” ungkap Menko 4 tersebut.
Selain itu, guna membangkitkan minat dan bakat Masisir yang berpotensi dalam media perfilman, seperti pembuatan ide dan cerita, penulisan naskah, perekaman, penyuntingan, serta akting dan sebagainya. Kalimat tersebut dilontarkannya ketika diwawancarai oleh Kru Website PPMI Mesir di Hay Asyir, Jum’at (13/05/2022).
Fildza Kamila Putri selaku Menteri PPMI TV mengatakan bahwa produksi film ini sebagai bentuk keberanian mengambil langkah awal dalam proyek yang lebih besar serta mendorong Masisir untuk lebih berani dalam berkarya.
“Mungkin kita sudah sering mendapatkan dan melaksanakan proyek sederhana seperti membuat vidio sinematik, reels, dan lainnya, sekarang kita mulai melangkah menuju karya yang lebih besar,” ujar Fildza.
Fildza melihat beberapa Masisir yang memiliki potensi dalam industri perfilman. Sehingga ia mengajukan PPMI Mesir mengambil tidakan dalam mengembangkan potensial yang dimiliki Masisir untuk langkah yang lebih besar.
“Kita mengakui besarnya persaingan ekonomi kreatif pada zaman sekarang, beberapa senior Masisir telah berhasil dalam berkarya sehingga dilirik oleh TV Indonesia. Mereka menjadi orang hebat karena berpotensi serta berani mengambil langkah yang lebih besar,” ucap Menteri PPMI TV tersebut.
Sutradara Film Empat Tambah Satu, Rizal Abdul Hakim mengatakan bahwa film yang diproduksi PPMI Mesir kali ini merepresentasikan beberapa kehidupan mahasiswa Indonesia di Mesir terlebih di dalam rumah. “Secara tidak langsung drama ini sesuai dengan kehidupan Masisir yang biasanya sering di rumah,” ucap Rizal.
“Kita membuat drama yang sering kita alami dalam realita hidup di Mesir yang mungkin tidak didapati ketika di Indonesia,” ujar Ridho. Kisah drama yang dibuat juga tidak sekadar drama belaka, tetapi memiliki pesan sebagai edukasi kehidupan junior dan senior, perbedaan suku dan bahasa, tantangan kehidupan mahasiswa, serta kebijaksanaan dalam beradaptasi,” sebut Ridho.
Dari terselenggaranya proyek film PPMI Mesir ini Ridho al-Fajri senang atas munculnya beberapa karya besar perfilman yang digarap oleh beberapa kekeluargaan Nusantara, almamater serta LSM lainnya. Ia juga berharap Masisir terus mengeluarkan dan menyumbang karya yang lebih besar.
“Dengan terbitnya beberapa karya film di Masisir lainnya kita juga ikut terbantu dan merasa puas, karena setidaknya kita memberi mereka semangat dan membangkitkan karya dengan berani mengambil langkah besar juga,” pungkas Ridho, produser film tersebut.
Film Empat Tambah Satu akan ditayangkan perdana di acara Gala Premiere pada tanggal 14 Mei 2022 di PKP Malaysia, Rab’ah. Setelah itu akan ditayangkan secara terbuka di kanal Youtube PPMI Mesir TV.